Mati Terkena Peluru Sesat 
Lupa dari mana Etuza copy gambar ini..
jika tak silap di laman JM ( Jari Manis ) Imej
sekadar hiasan...
Asalamualaikum...


Kematian ini paling dekat dengan kita. Kematian itu jodoh pada kehidupan ini. Andai sampai waktu kita yakni manusia biasa tidak mampu menghalanginya.Sebab itu kita harus selalu mengingati hal kematian ini, walau di mana keberadaan kita. 

Menyentuh hal kematian, lewat petang kemarin, ada berita mengejutkan di desa Etuza. Satu berita kematian yang Etuza dapat dari Whatsupp (mendiang Lidoh B) pergi ke kebun halianya. Tiba-tiba mendiang terkena peluru sesat sebanyak tiga kali.Kejadian ngeri ini berlaku di siang hari. Kebun halia mendiang di Bangau Keningau.Satu persoalan yang mengisi ruang kotak pemikiran manusia yang normal.Bagaimana keadaan berlaku. Peluru sesat disiang hari.

Tetapi bagi kita yang faham akan kematian, itu cara Allah ambil nyawa dia. Mendiang (Bukan Islam) hingga kini belum di hantar ke desa. Mayat dibawah terus ke Hospital Kota Kinabalu, Sabah untuk di bedah siasat. Petang hari ini Etuza sempat singgah menanyakan perkembangan dari keluarga mendiang. Memang betul masih di Hospital Queen Elezebert Kota Kinabalu, Sabah.

Marilah selalu ingati Allah, marilah memohon ampun dan teruskan doa. Doa ini adalah senjata orang beriman. InshaAllah selamat walau di mana.